Bolehkah Aqiqah dengan Sapi?

Dalam masalah ini ada perselisihan pendapat di kalangan para ulama’. Sebagian kecil ulama’ tidak memperbolehkan aqiqah dengan sapi. Mereka membatasi aqiqah sah hanya dengan kambing sebagaimana dzohir hadits di dalam masalah ini. Rosulullah-shollallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:


عَنِ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ، وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Dari anak laki-laki dua kambing yang sepadang dan dari anak perempuan satu kambing”. [ HR. Abu Dawud : 2834 dari Ummu Kurzin Al-Ka’biyyah –rodhiallohu ‘anha- ].

Adapun jumhur ulama’ ( mayoritas ulama’ ) berpendapat bahwa syarat akikah sama dengan syarat berkurban, dari sisi harus berupa bahimatul an’am ( binatang ternak ), dari sisi umur dan selamat dari cacat.Dan yang dimaksud binatang ternak yang sah digunakan untuk berkurban, berupa : onta, sapi dan kambing.


Imam An-Nawawi –rohimahullah- berkata :

المجزئ في العقيقة هو المجزئ في الأضحية ….هذا هو الصحيح المشهور وبه قطع الجمهور

“Mencukupi ( sah ) dalam masalah akikah apa yang telah mencukupi ( sah ) dalam masalah berkurban…..ini merupakan pendapat yang benar dan masyhur, dan pendapat ini telah dipastikan oleh jumhur ( mayoritas ulama’ )”. [ Majmu’ Syarhul Muhadzdzab : 8/429 ].

Sehingga jumhur ulama’ berpendapat bolehnya akikah dengan sapi. Dan pendapat ini merupakan pendapat yang benar dilihat dari beberapa sisi :

[1]. Adanya ijma’ ( kesepakatan ) para ulama’ tentang keabsahan pada akikah diqiyaskan kepada keabsahan pada hewan kurban. Imam Ibnu Abdil Barr-rohimahullah- berkata :

وقد أجمع العلماء أنه لا يجوز في العقيقة إلا ما يجوز في الضحايا من الأزواج الثمانية ، إلا من شذ ممن لا يعد خلافاً

“Para ulama’ telah bersepakat, sesungguhnya tidak boleh pada masalah akikah kecuali apa yang boleh di dalam berkurban dari binatang ternah ( onta, sapi dan kambing ) kecuali seorang yang telah berpendapat dengan sesuatu yang ganjil yang tidak dianggap penyelisihannya”. [ Al-Istidzkar : 5/321 ].

Posting Komentar

0 Komentar